Minggu, 12 Januari 2014

RESENSI FILM TANGLED







Tangled merupakan film animasi musikal yang diproduksi oleh Walt Disney Animation Studios film ini suaranya diisi oleh beberapa bintang terkenal seperti Mandy Moore, Zachary Levi, dan Donna Murphy. Cerita ini diadaptasi dari dongeng Jerman Rapunzel. Dan ratting dari film Tangled adalah 78/10 ( 154.346 votes ).

  

1.     IDENTITAS

Judul                           
: Tangled
Genre                           
: Animasi 3D
  Komedi - Keluarga
Sutradara       
: Nathan Greno
Produser
: Roy Conli
  John Lasseter
  Glen Keane
Skenario                                 
: Dan Fogelman
Berdasarkan   
: "Rapunzel"
    karya 
Brothers Grimm
Narator          
Pemeran
: Rapunzel - Mandy Moore
  Flynn Rider - Zachary Levi
  Mother Gothel - Donna Murphy
  Stabbington Brothers - Ron Perlman
  Captain of the guard - M.C. Gainey
Musik                         
 
:  Glenn Slater (Lirik)
   Alan Menken (Score)
Penyunting
: Tim Mertens
Studio
  walt Disney pictures
Distributor                  
: Walt Disney Studios motion pictures
Tanggal Rilis                     
: 17 November 2010 (Perancis)   
  24 November 2010 (Amerika serikat)    
  28 Januari 2011 (Britania Raya)
Durasi 
: 100 menit
Negara           
: Amerika Serikat
Bahasa           
: Bahasa Inggris
Anggaran       
: $260 juta
Pendapatan kotor      
: $418.850.224


PENGHARGAAN YANG DIPEROLEH  :
·         Academy Award ke-83 (2011)
·         Best Achievement in music written for motion pictures, original song : Alan             Menken, Glenn Slater – “I see the light” (nominasi)

·         Golden Globe Awards ke-68 (2011)
·         Best Animated Film ( nominasi )
·         Best Original Song – Motion Pictute : “I see the light” ( nominasi )

2.     SINOPSIS TANGLED
Cerita Tangled dimulai ketika sepercik sinar matahari jatuh ke bunga di bumi dan membuat bunga itu ajaib. Seorang wanita tua bernama Gothel menggunakan kekuatan ajaib bunga itu untuk membuatnya tetap muda. Namun dia merahasiakan keberadaan bunga ajaib itu dengan menutup bunga itu dengan tudung yang dilapisi dengan semak-semak.
Waktu pun berlalu. Berabad-abad kemudian, sebuah kerajaan dibangun dekat hutan di mana bunga ajaib itu tumbuh. Suatu saat, Permaisuri sakit sehingga Raja memerintahkan pasukannya untuk mencari bunga ajaib yang awalnya diduga mitos.
Para pasukan berhasil menemukan bunga itu akibat kecerobohan Gothel yang membuka tudung bunga itu. Permaisuri yang meminum larutan bunga sembuh. Ia melahirkan anak perempuan dengan rambut pirang dan diberi nama Rapunzel. Kerajaan merayakan kelahiran putri ini dengan menerbangkan lentera-lentera.
Gothel, mengetahui bunganya sudah dicabut dan hilang, marah. Dia menyusup ke istana dan menculik Rapunzel. Gothel menyembunyikan Rapunzel di menara tinggi tersembunyi di balik goa. Hanya Gothel yang mengetahui bahwa rambut Rapunzel tetap ajaib. Dengan menyanyikan sebuah lagu khusus, rambut Rapunzel akan bersinar dan dapat membuat Gothel muda kembali.
Rapunzel tumbuh dewasa, tetapi dia tidak pernah diijinkan turun dari menara. Satu-satunya teman Rapunzel adalah seekor bunglon bernama Pascal. Rambut Rapunzel juga tidak pernah dipotong, sebab kalau dipotong, rambut itu akan hilang kekuatannya.
Rapunzel menyadari bahwa setiap hari ulang tahunnya, lentera-lentera diterbangkan. Dia dapat melihatnya dari jendela menara. Maka Rapunzel meminta Gothel untuk membawanya pergi melihat lentera-lentara terbang itu sebagai hadiah ulang tahun ke-18. Namun Gothel tetap tidak mengijinkan Rapunzel pergi. Rapunzel menjadi sedih.
Sementara itu, seorang buronan kerajaan yang baru saja mencuri mahkota putri bersembunyi di menara Rapunzel. Rapunzel, ketakutan, memukul bandit bernama Flynn Rider itu dengan panci. Saat Flynn pingsan, Rapunzel menyembunyikan mahkota curian Flynn. Kemudian Rapunzel memaksa Flynn membawanya pergi melihat lentera terbang dengan bayaran Rapunzel akan mengembalikan curian Flynn. Flynn pun setuju.
Turun dari menara, Flynn sebenarnya kesal dengan Rapunzel. Dia ingin menakut-takuti Rapunzel supaya kembali ke menara lagi. Flynn mengajak Rapunzel makan di bar di mana orang-orang kasar berkumpul. Rapunzel, awalnya ketakutan, akhirnya berhasil menyentuh hati para orang kasar dengan menyatakan Rapunzel punya mimpi. Mimpi sederhana Rapunzel membuat para orang kasar mau mendukung perjalanan Rapunzel.
Prajurit kerajaan terus mengejar Flynn. Karena Rapunzel bersama Flynn, Rapunzel juga harus kabur dari mereka. Rapunzel dan Flynn sempat terjebak di goa pertambangan gelap yang dipenuhi air. Mereka sangat ketakutan. Flynn membuka rahasianya yaitu bahwa nama sebenarnya adalah Eugene Fitzherbert. Rapunzel juga memberitahu Flynn bahwa ia mempunyai rambut ajaib yang akan bersinar kalau Rapunzel bernyanyi. Mereka berhasil menggali dan keluar dari goa.
Di hutan, Rapunzel dan Flynn saling bercerita tentang latar belakang mereka dan mulai berteman. Lambat laun Gothel mengetahui Rapunzel pergi dari menara. Gothel menemukan Rapunzel di hutan sudah jatuh cinta dengan pencuri. Gothel menghasut Rapunzel untuk memberikan mahkota curian kepada Flynn dan membuktikan bahwa Flynn akan meninggalkan Rapunzel apabila dia telah mendapatkan mahkota itu. Menurut Gothel, Flynn bukan sahabat sejati.
Rapunzel, takut kehilangan Flynn, tidak mau memberikan mahkota itu. Keesokan harinya, Rapunzel dan Flynn sampai di kota di mana lentera-lentera itu akan diterbangkan. Rapunzel baru tahu bahwa putri kerajaan itu hilang.
Malam harinya, Rapunzel dan Flynn duduk di perahu menyaksikan lentera-lentera diterbangkan. Rapunzel baru berani memberi bayarannya, yaitu mahkota curian Flynn. Flynn juga menyadari dia mencintai Rapunzel dan hendak berciuman dengannya sebelum Flynn melihat rekan-rekan pencurinya, Stabbington Bersaudara, di tepi danau.
Flynn bertujuan menyelesaikan urusannya dengan para buronan. Ia menepi dan memberikan mahkota itu pada Stabbington Bersaudara. Tetapi Stabbington Bersaudara sudah tidak menginginkan mahkota itu. Sesuai rencana Gothel, mereka memukul Flynn pingsan dan mengikatnya di perahu, berpura-pura membuat Rapunzel mengira Flynn kabur.
Rapunzel sakit hati karena ia kira Flynn menipunya. Gothelpun datang untuk menghibur walau sebenarnya ini sudah bagian dari rencana Gothel. Rapunzel dibawa kembali ke menara. Sedikit melamun, Rapunzel menyadari bahwa dia adalah putri yang hilang itu. Rapunzel bertekad melawan Gothel meski dulu ia sudah menganggap Gothel sebagai ibunya.
Sementara itu, Flynn yang pingsan ditangkap prajurit kerajaan. Dia akan dipenggal esok harinya. Dengan bantuan orang kasar, Flynn dapat kabur dari hukuman. Flynn bergegas mencari Rapunzel di menara. Baru saja mencapai jendela menara, Flynn ditusuk Gothel.
Rapunzel, tidak tega melihat Flynn kesakitan, mengatakan pada Gothel bahwa dia bersedia tetap bersama Gothel dengan syarat diijinkan menyembuhkan Flynn. Karena tidak mau Rapunzel terikat pada Gothel, Flynn memotong rambut panjang Rapunzel.
Akibatnya, rambut itu kehilangan kekuatannya dan warnanya menjadi cokelat. Gothel juga menjadi tua sekali. Dia menghilang menjadi debu. Flynn juga meninggal.
Rapunzel menangis sambil menyanyi. Air matanya menghidupkan Flynn. Mereka pergi ke istana dan memperkenalkan Rapunzel sebagai putri pada Raja dan Permaisuri.
Akhirnya, Rapunzel dan Flynn menikah.


3.     KELEBIHAN TANGLED
Walt Disney menutup (kemungkinan) tahun ini dengan mengemas Rapunzel; A Tangled Tale secara musikal. Kelebihan yang biasa dilakukan oleh Walt Disney terhadap film animasi. Cerita menyentuh dan romantis menjadi stimulus utama film yang diarahkan oleh duet sutradara Nathan Greno dan Byron Howard. Overall, film Rapunzel adalah film yang melebihi ekspektasi para penontonnya. Film ini terasa lengkap dan juga merupakan salah satu film animasi terbaik untuk tahun ini.
Detail warna, animasi, disain, serta pencahayaan yang indah, kuat, dan juga solid, musik yang mengalun lembut dan juga catchy untuk segala usia, pengisi suaranya yang pas dan telah bekerja keras untuk menghidupi film ini, cerita yang menarik dan juga penuh makna, serta memiliki ending yang memuaskan, dan juga kualitas 3D yang memukau adalah point plus film ini. Hanya sedikit cacat pada bagian interaksi 3D filmnya saja dengan penonton. Itu saja. Harus diakui, Disney memang rajanya untuk menggarap sebuah film animasi musikal klasik yang berkualitas. Bisa dikatakan,
Jadi bagi anda yang memang fans berat dengan film – film animasi tradisional Disney, atau fans berat dongeng Rapunzel, atau fans dengan film – film musikal, atau justru ingin mengajak keponakan anda untuk menyaksikan sebuah film animasi berkualitas dan bermutu tinggi, maka Rapunzel adalah jawabannya. Penonton pasti tidak akan rugi menyaksikan film ini dalam format Disney Digital 3D atau Real D karena uang yang mereka keluarkan sebanding dengan kualitas filmnya yang bagus dan juga memuaskan.

4.     KEKURANGAN TANGLED
Kekurangannya hanya terletak pada 3D dimana meski didukung dengan teknologi 3D, tapi untuk adegan-adegan 3D-nya masih kurang ‘menampar’. Walau bukan mentah-mentah menipu, film ini yang kurang interaktif kepada para penonton. Beberapa adegan harusnya bisa memancing interaksi penonton dengan film ini. Seperti misalnya adegan ketika Rapunzel dan Flynn dikejar oleh sebuah tanggul yang bocor, atau ketika rambut Rapunzel terjatuh dari kastil ke tanah. Harusnya adegan – adegan tersebut bisa membuat penonton kaget atau minimal bergerak untuk menghindari objek – objek yang bergerak ke arah mereka tersebut.
Namun, sayangnya, Disney kurang bisa menggali hal tersebut dengan maksimal. Inilah yang masih menjadi kelemahan terbesar Disney dalam setiap film – film animasi produksi mereka. Tidak seperti Dreamworks Animation yang sangat interaktif terhadap penonton untuk film – film animasi 3D nya, Disney cenderung pastif untuk interaksinya. 3D Rapunzel sebenarnya tidak jelek. Hasilnya sebenarnya bagus, namun hanya kurang interaksi saja dengan penontonnya. Selebihnya, bisa dibilang ‘mantera sihir’ Walt Disney kembali membuat penonton terpesona. Semoga saja ke depannya Walt Disney tetap bisa mempertahankan tradisi dan kualitas semacam Tangled


5.     PENILAIAN TERHADAP FILM TANGLED
Film ini benar – benar indah dan sangat memperhatikan detail warna, animasi, disain, serta pencahayaan. Point utama film ini sangat terletak pada keempat hal tersebut. Dari segi pewarnaan, warna – warna yang ada pada film ini terlihat sangat hidup dan juga indah. Lukisan cat minyak yang sering dikerjakan oleh Rapunzel untuk mengisi waktu luang di kastilnya, pewarnaan lingkungan alam sekitar seperti hutan, danau, hingga kota kerajaan terasa hidup. Yang paling mencolok dalam film ini adalah warna emas dari rambut Rapunzel yang terlihat indah, apalagi pada saat rambutnya berkilau ketika kekuatan gaib rambut Rapunzel muncul. Warnanya sangat terang, namun tingkat keterangannya masih termasuk normal dan terlihat indah, mirip seperti ketika kita melihat emas murni dalam kehidupan nyata. Rambutnya yang panjang pun juga terlihat sangat real dan juga natural dalam hal gerakannya, misalnya ketika rambutnya tersibak angin, basah terkena air, hingga ketika adegan dalam air pun terlihat sangat smooth gerakan rambutnya. Sebenarnya kehebatan gerak alamiah dari animasi rambut atau bulu dari studio Disney sudah pernah diperagakan ketika film Monster’s Inc. Namun, kali ini Disney kembali bekerja keras untuk menyempurnakan animasi tersebut, sehingga akhirnya kerja keras tim animasi film ini terlihat sangat bagus dan juga maksimal.
Untuk disain animasi, animasi untuk masing – masing tokoh terasa cantik dan juga tampan. Rapunzel terlihat sangat cantik dan menggemaskan dengan tampangnya yang sedikit oval serta mata besar berwarna hijau terangnya yang indah, sedangkan untuk tokoh Flynn terlihat tampan dan juga berwajah konyol serta berbadan tinggi tegap. Untuk disain Mother Gothel wajahnya memang tampak terlihat tua dan juga mengerikan dan sangat terlihat sekali aura jahatnya. Ditambah sewaktu adegannya pas dengan festival kerajaan melepas lentera-lentera ke langit demi mengenang putri kerajaan yang hilang. Tanpa bermaksud berlebihan, scene tersebut memberikan rasa haru sekaligus merinding, apalagi ketika bagian suara Levi dan Moore mulai masuk berbarengan.
 Tak bisa dipungkiri, ini merupakan adegan terbaik dalam Tangled. Seperti biasa, selain karakter-karakter utama, tak ketinggalan tokoh-tokoh sidekick yang ikut meramaikan suasana. Meski porsinya minim, namun justru kehadiran mereka yang biasanya paling berkesan dan mencuri perhatian. Sebut saja Maximus, seekor kuda kerajaan yang digambarkan gagah sebagai sosok penegak keadilan, tapi punya kelakuan layaknya seekor anjing pelacak. Kurang lebih sama seperti Toothless dalam How to Train Your Dragon (2010). Memang harus diakui kuda itu sangat menawan hati. Lalu ada Pascal, seekor bunglon sahabat setia Rapunzel yang begitu menggemaskan. Dan Dari segi pencahayaan, film ini terasa memiliki pencahayaan yang pas dan tidak menyakitkan untuk mata anak – anak. Baik dalam adegan gelap maupun ketika adegan terang, pencahayaannya terlihat bagus dan juga pas. Pastinya, akibat pencahayaan tersebut, film ini jadi terasa hidup 3D nya di mata penontonnya. Dan ratting dari film tangled rapunzel adalah 78/10 (154.346 votes)


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar